Postingan

Tolak IMB di Pulau Reklamasi, PMII : Apa Landasan Gubernur DKI ?

Gambar
Foto : Abraham (Korlap aksi) di depan balai kota DKI Jakart a Jakarta- Unjuk rasa kembali dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Jakarta Timur terkait reklamasi teluk jakarta. Sama seperti aksi sebelumnya, unjuk rasa ke empat kalinya di depan kantor balai kota DKI Jakarta, kamis (18/7) ini dilakukan bertujuan menuntut agar dicabutnya IMB yang dikeluarkan PEMPROV DKI Jakarta untuk bangunan di pulau D . Ditengah orasinya, Abraham selaku koordinator lapangan mempertanyakan landasan pengeluaran IMB yang tidak sesuai prosedur. “Jika Gubernur DKI Jakarta Anies baswedan berpendapat bahwa landasan pengeluaran IMB adalah PERGUB 26 tahun 2016, itu artinya Gubernur DKI Jakarta saat ini tidak memahami turunan aturan dan prosedur yang ada terkait raperda, pergub dan prosedur penerbitan IMB,” ucapnya. Pria yang biasa disapa Bram ini menganggap pengeluaran IMB terkesan sangat terburu-buru sehingga tidak ada transparansi kepada publik da...

Jadilah Fans yang Bijak

Gambar
  (foto : nonton bareng Final Piala Dunia 2018 di sekretariat PMII DKI Jakarta ) Jakarta- Piala Dunia FIFA 2018 memang telah banyak melahirkan kejutan, tidak hanya gol dan drama krusial. tanggapan mengenai pertandingan memang biasa ramai diperbibcangkan bagi kalangan pecinta sepak bola, ada yang sedih, kecewa, dan ada yang bahagia, semua itu dipengaruhi penampilan tim kesayangannya.   Sepak bola tidak akan pernah lepas dari fans fanatik, Namun, yang tak diketahui para penggemar olah raga adalah dampak kesehatan apabila larut dalam kesedihan akibat kekalahan yang dialami tim jagoannya.   Perubahan suasana hati dijelaskan secara ilmiah, oleh Ilmuwan dari National Center for Biotechnology Information Amerika Serikat menemukan kaitan antara kemenangan dan kekalahan tim favorit seseorang dalam olahraga tertentu dengan hormon testosteronnya. Hormon ini akan naik dan menerbitkan suasana sumringah saat tim favorit menang. Dan akan turun dan membuat suasana hati memburuk ...

Cerdas Tapi Tak Utuh

Gambar
foto : Penutupan Sekolah Analisis Sosial PC PMII Jakarta Timur oleh Sekjen PB PMII (13/03/18)   Dalam acara penutupan kegiatan Sekolah Analisis Sosial Jakarta Timur, di Wisma Soegondo Djojopoespito (PPPON Cibubur) oleh Sekertaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar (PB) PMII Sabolah Al Kalamby mengingatkan : mendorong mahasiswa untuk sangat kerja keras, belajar, akan semakin menonjol menghadapi Era Globalisasi. Karena itu pembinaan segi emosi, sosial dan moral para mahasiswa, perlu mendapat penekanan. Sebab kalau tidak, para mahasiswa nanti hanya akan menjadi mahasiswa yang mungkin cerdas, tapi berkepribadian tak utuh!” tambahnya.   Gejala itu menurut Sabolah Al Kalamby, belakangan sudah tampak : mahasiswa hanya di dorong utnuk belajar dan belajar.. padahal itu hanya mengejar kemampuan skloastik saja.   Kompetisi Keras Diingatkannya   kelak, para mahasiswa tidak terlepas dari pengaruh nilai-nilai baru modern, yang ditandai dengan ciri perilaku yang berorienta...

Tim Futsal Fikom UIC, Hobi dan Ajang Silaturrahim.

UICNEWS - Tim Futsal Fikom UIC awalnya dibentuk hanya sekedar untuk mengumpulkan teman – teman mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, dan juga ajang silaturahim mahasiswa antar kelas maupun semester agar lebih akrab. Namun seiring berjalannya waktu, tim futsal yang dibentuk pada tanggal 30 agustus 2016 ini kemudian mempunyai harapan yang lebih besar ke depannya, berawal dari 10 pemain, kini jumlah itu akan bertambah dengan bergabungnya mahasiswa - mahasiswa baru. "Awalnya kita ingin mengumpulkan anak-anak fikom setelah libur panjang semester genap, biar bisa jalin kekompakkan lagi, dan ingin menjalin silaturrahim mahasiswa antar semester, apalagi dengan adanya mahasiswa baru, kami berharap tim futsal ini selain dajadikan wadah bagi yang gemar olahraga futsal, juga bisa mempererat hubungan yang baik para mahasiswa fikom " ungkap Abdullah Zaenudin Sucipto biasa dipanggil Singit, saat diwawancarai tim UICNews, Minggu (2/10/2016) Namun mereka tidak b...
Nubuwah Rasulullah Saw berdimensi masa depan. Betapa banyak orang yang mengaku Muslim, hidup jahiliyah serta misi imprilasme Negara-negara asing. Akibatnya, bangsa ini bukan saja kehilangan rasa takutnya kepada Allah, tapi juga kehabisan rasa malunya kepada Rasulullah Saw. Dahulu, Rasulullah Saw mengangkat harkat dan martabat umatnya dengan Al-Qur’a n. Tapi kini, memang ada orang Islam yang memahami Al-Qur’an dan mengamalkan isinya. Celakanya, terdapat orang Islam yang memahami Al-Qur’an tapi tidak mengamalkan isinya. Lebih celaka lagi orang yang mengaku Islam, tapi tidak memahami Al-Qur’an, dan tidak mengamalkan ajaran Al-Qur’an. Rasulullah Saw telah menubuwahkan akan datangnya suatu zaman setelah beliau, yang menimpa umat manusia sebagaimana sabdanya: يَأْتِيْ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ مَا الإِسْلاَمُ إِلاَّ اِسْمُهُ ، وَمَا القُرْآنُ إِلاَّ رَسْمُهُ ، وَمَا المْسْجِدُ إِلاّ بُنْيَانَهُ يَتَابَاهُ بِهِ النَّاسُ [الطبراني] “Akan datang suatu zaman pada manusia tiada tinggal...